Ketika Prototipe Mobil Masa Depan Lokal Berpacu di Jalanan

Sebanyak 64 kendaraan hemat energi karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkompetisi dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 di Universitas Jember (Unej), Jawa Timur. Kejuaraan teknologi dan rekayasa tersebut berlangsung mulai Kamis hingga Minggu, 4 Oktober 2026.

Kontingen yang ambil bagian antara lain berasal dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Diponegoro. Mereka bersaing merancang sekaligus menguji kendaraan yang mengutamakan efisiensi energi dan teknologi ramah lingkungan.

Dua kategori kendaraan

Dari total peserta, 43 kendaraan berlaga di kategori Prototype, sedangkan 21 kendaraan lainnya masuk kategori Urban. Kategori Prototype diarahkan pada pengembangan kendaraan masa depan dengan tingkat efisiensi energi maksimal. Adapun kategori Urban menampilkan kendaraan dengan desain yang lebih praktis dan mendekati bentuk mobil untuk penggunaan sehari-hari.

Rangkaian perlombaan memanfaatkan sejumlah ruas jalan internal kampus Unej sebagai sirkuit. Lintasan tersebut memiliki panjang sekitar 1,6 kilometer. Dalam setiap sesi percobaan, kendaraan peserta harus menempuh enam putaran dengan total jarak 9,7 kilometer.

Kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta untuk menunjukkan hasil riset serta inovasi mereka di bidang kendaraan hemat energi. Selain menguji performa kendaraan, para peserta juga dapat bertukar pengetahuan dengan tim dari berbagai daerah di Indonesia.

Unej turunkan dua tim

Sebagai tuan rumah, Unej tidak hanya menyiapkan fasilitas dan lintasan perlombaan. Kampus tersebut juga mengirimkan dua tim untuk berkompetisi. Tim Tawang Alun turun di kategori Prototype kelas MPD Diesel, sementara TITEN Unej Team mengikuti kategori Urban kelas motor listrik.

Keikutsertaan kedua tim menjadi kesempatan bagi mahasiswa Unej untuk menguji langsung hasil riset kendaraan hemat energi yang mereka kembangkan. Ajang tersebut juga menjadi momentum bagi kampus setempat untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi lain.

Rektor Unej Iwan Taruna mengatakan kampusnya bangga kembali dipercaya menjadi penyelenggara KMHE. Menurut dia, pelaksanaan kompetisi tersebut sejalan dengan visi kampus Tegalboto dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan riset teknologi terbarukan.

“Menjadi tuan rumah KMHE untuk kedua kalinya merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan terhadap Unej dan pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara dan memastikan fasilitas terbaik bagi para peserta,” kata Iwan.

Penyelenggaraan KMHE 2026 menjadi kali kedua bagi Unej. Kampus itu berharap pelaksanaan kompetisi tersebut turut memperkuat perannya dalam pengembangan riset, inovasi terapan, dan kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia.

Source link