Berita  

Bank Aladin Syariah Raih Penghargaan Best Digital Offering

PT Bank Aladin Syariah Tbk kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional setelah meraih penghargaan “Best Islamic Digital Offering by a Bank in Indonesia” dalam IFN Best Bank Poll 2025. Penghargaan tersebut menjadi kali kedua bagi Bank Aladin Syariah pada kategori yang sama setelah sebelumnya meraihnya pada 2024.

Direktur Bank Aladin Syariah, Arief Satrio Putra, menerima penghargaan itu dalam IFN Dubai Awards Ceremony yang digelar di Palazzo Versace, Dubai. Penghargaan diberikan berdasarkan pilihan pembaca Islamic Finance News (IFN), yang berasal dari komunitas industri keuangan syariah global.

Perluas akses melalui layanan digital dan jaringan fisik

Arief menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap upaya Bank Aladin Syariah menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang memberi nilai tambah bagi masyarakat. Menurut dia, inovasi tidak berhenti pada pengembangan teknologi, tetapi juga mencakup perluasan akses dan kemudahan penggunaan layanan syariah dalam aktivitas sehari-hari.

“Penghargaan ini kami maknai sebagai kepercayaan untuk terus menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat memperluas akses, membuat layanan syariah semakin mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari, serta memberikan manfaat yang nyata bagi nasabah,” kata Arief dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2026).

Hingga kuartal II-2026, Bank Aladin Syariah mencatat lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Arief mengatakan, jumlah tersebut menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi perseroan untuk memperluas akses dan menjaga agar layanan yang dikembangkan tetap relevan dengan kebutuhan nasabah.

Melalui aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat menggunakan sejumlah layanan, antara lain tabungan untuk tujuan finansial melalui Ala Impian, deposito melalui Ala Deposito, tabungan umrah dan qurban, pembayaran tagihan, pembelian pulsa serta paket data, donasi, pengisian dompet elektronik, dan transaksi lainnya.

Bank Aladin Syariah juga mengembangkan layanan Bank as a Service (BaaS). Layanan ini memungkinkan kapabilitas perbankan dan keuangan syariah diintegrasikan ke dalam ekosistem serta platform digital milik mitra strategis.

Akses tersebut turut diperkuat melalui kemitraan dengan Alfa Group. Jaringan lebih dari 25.000 gerai Alfa Group di seluruh Indonesia memungkinkan layanan perbankan syariah hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk di berbagai wilayah di luar akses digital secara langsung. Strategi ini menghubungkan kapabilitas digital dengan akses fisik untuk mendukung kebutuhan transaksi harian.

Kinerja dan agenda pengembangan berikutnya

Selain mencatat pertumbuhan jumlah nasabah, Bank Aladin Syariah membukukan laba bersih Rp38,3 miliar dan total aset Rp15,1 triliun hingga kuartal II-2026. Perseroan menyatakan pertumbuhan bisnis perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan, inovasi, kepatuhan terhadap prinsip syariah, serta penciptaan manfaat bagi nasabah dan masyarakat.

Arief menilai penghargaan IFN selama dua tahun berturut-turut memperkuat posisi Bank Aladin Syariah dalam industri perbankan syariah digital. Ke depan, perseroan akan melanjutkan pengembangan inovasi dan kolaborasi untuk membangun ekosistem layanan yang lebih mudah diakses dan terhubung dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam membangun ekosistem perbankan syariah digital yang semakin mudah diakses, terhubung dengan aktivitas sehari-hari, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi nasabah serta masyarakat,” ujar Arief.

Source link