Berita  

Pria Cilacap Hilang Saat Memancing di Sungai Serayu Banjarnegara

Sutarno, warga Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, hilang setelah diduga terseret arus Sungai Serayu di Desa Adipasir, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (23/9/2026) malam. Hingga Kamis (24/9/2026), tim SAR gabungan masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran sungai untuk menemukan pria paruh baya tersebut.

Sutarno datang ke wilayah Adipasir bersama rekannya, Jahidin, sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya bermaksud memancing di salah satu lokasi yang berada di aliran Sungai Serayu.

Debit air meningkat saat korban memancing

Kapolsek Rakit AKP Satimin mengatakan, sebelum menuju tempat memancing, Sutarno dan Jahidin telah mendapat peringatan dari petugas keamanan setempat mengenai potensi kenaikan debit air sungai. Peringatan itu disampaikan karena kondisi aliran Sungai Serayu dapat berubah.

“Mereka berdua memang sudah diperingatkan dari pihak keamanan yang ada di lokasi. Namun karena penasaran, korban tetap melaksanakan aktivitas memancing,” kata Satimin, Kamis (24/9/2026).

Tak lama setelah keduanya berada di lokasi, debit air Sungai Serayu disebut meningkat secara tiba-tiba. Menurut Satimin, kenaikan tersebut diduga berkaitan dengan pengaturan aliran dari proyek PLTA yang umumnya dilakukan setiap Rabu sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat arus mulai datang, Sutarno masih memancing. Jahidin yang menyadari kondisi itu kemudian berusaha memperingatkannya dengan berteriak. Namun, korban disebut tidak mendengar peringatan tersebut hingga akhirnya terbawa arus.

“Saat air datang, korban sedang asyik memancing. Rekannya, Saudara Jahidin, sudah berteriak memperingatkan, tetapi korban tidak mendengar hingga akhirnya terbawa arus,” ujar Satimin.

Pencarian dibagi di tiga lokasi

Pencarian melibatkan personel Polsek Rakit, Koramil, Basarnas, BPBD, Tagana, MDMC, PMI, serta masyarakat sekitar. Tim mengerahkan enam perahu karet yang dibagi untuk menyisir tiga titik.

Lokasi pertama berada di sekitar tempat kejadian di Desa Adipasir. Penyisiran juga dilakukan di wilayah Desa Dermasari, Kecamatan Susukan, serta Kecamatan Klampok. Di titik awal kejadian, petugas turut melakukan penyelaman untuk mencari kemungkinan keberadaan korban di dalam aliran sungai.

Belum ada informasi mengenai penemuan Sutarno dalam proses pencarian tersebut. Kepolisian meminta masyarakat segera menyampaikan laporan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sepanjang aliran Sungai Serayu atau wilayah sekitarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Rakit, apabila menemukan korban agar segera melaporkan ke Polsek terdekat. Kami juga mengingatkan warga yang memancing agar selalu memperhatikan situasi dan kondisi debit air,” kata Satimin.

Source link