Terminal Terpadu Pulo Gebang bebas dari kejahatan saat arus mudik Lebaran

Menjelang Lebaran Idul Fitri tahun 2026, Perwira Pos Pelayanan (PA Posyan) Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Iptu Iwa Hertiwa, mengkonfirmasi bahwa dalam 1 hari terakhir tidak ada tindak kriminal atau laporan masyarakat terkait di terminal tersebut. Keamanan di TTPG tetap aman dan terkendali selama periode arus mudik Lebaran. Petugas terus bersiaga penuh dengan jadwal kerja dua shift hingga 27 Maret, dengan 59 personel pada shift pagi dan 49 personel pada shift malam. Personel tersebut disebar di titik-titik strategis di area terminal untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan. Tim Penjinak Bom (Jibom) dan K9 siap untuk melakukan pengecekan acak pada barang di jam-jam sibuk keberangkatan jika ditemukan indikasi ancaman. PA Posyan TTPG juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban kejahatan atau kehilangan barang untuk segera melapor ke pos pelayanan di ruang tunggu keberangkatan. Petugas kepolisian akan membantu menindaklanjuti masalah tersebut dengan petugas dinas perhubungan, selaku pengelola operasional terminal.

Ini menunjukkan bahwa kerjasama yang solid antara PA Posyan TTPG, petugas kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci menjaga keamanan dan ketertiban di Terminal Terpadu Pulo Gebang selama arus mudik Lebaran. Menyediakan sarana dan pelayanan yang aman dan nyaman bagi pemudik merupakan prioritas utama selama musim liburan ini.

Source link