Berita  

Proyek Jalan Nasional Manyar Gresik: Penyelesaian Tanah Sisa Galian

Kabar terbaru datang dari Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, yang telah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali terkait pemanfaatan material tanah sisa galian proyek pelebaran jalan nasional. Keputusan ini diambil sebagai langkah konkrit untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di desa-desa. Camat Manyar, Hendriawan Susilo, menyatakan bahwa material tanah sisa tersebut akan dijadikan urukan lahan KDKMP di 10 desa dengan biaya operasional ditanggung oleh proyek. Proyek tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan infrastruktur, kelembagaan, dan ekosistem usaha di desa sehingga KDKMP benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Para pemangku kebijakan di wilayah tersebut sepakat untuk memaksimalkan potensi desa agar pendirian koperasi berjalan lancar. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 BBPJN Jatim-Bali, Yudi Dwi Prasetya, pun menyatakan bahwa pemanfaatan material tanah tersebut tidak melanggar prosedur dan sudah mulai berjalan, setelah selesai menangani polemik sebelumnya terkait penjualan material tersebut. Proyek pelebaran jalan nasional di wilayah tersebut diharapkan dapat selesai dalam waktu kurang lebih sepuluh bulan dengan estimasi biaya sekitar Rp 5,2 miliar.

Source link