Polda Metro Jaya masih melakukan analisis terkait rekaman kamera pengawas (CCTV) terkait kasus teror yang dialami seorang pemengaruh (influencer) bernama Ramon Dony Adam atau DJ Donny. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan bahwa analisis tersebut diperlukan dalam proses penyelidikan untuk memastikan fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik. Pihak kepolisian juga sudah memeriksa lima saksi yang mengetahui, mendengar, melihat, dan mengalami kejadian tersebut.
DJ Donny telah melaporkan teror yang dialaminya, yang terjadi dua kali, pertama pada Senin dan yang kedua pada Rabu dini hari. Dia mengungkapkan bahwa ada pengiriman bangkai ayam ke rumahnya dan tercatat di CCTV orang yang melempar molotov ke rumahnya. DJ Donny menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan dirinya tetapi juga mengancam keamanan keluarga dan orang sekitarnya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya untuk penanganan dan penegakan hukum yang tepat.
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindaklanjuti semua laporan masyarakat yang masuk terkait kasus tersebut. Pertimbangan keamanan tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk lingkungan sekitarnya menjadi alasan penting bagi DJ Donny untuk melaporkan kejadian tersebut. Semua langkah hukum akan diambil untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil dan berkeadilan, sesuai dengan hukum yang berlaku.












