Berita  

Presiden RI Prihatin, Minta Perbaiki Masjid Terbengkalai di Rusia

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (10/12/2025) untuk membahas penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia. Hubungan kedua negara telah terjalin erat sejak lama, bahkan pada masa Presiden pertama RI, Soekarno, terdapat peristiwa bersejarah ketika dia ikut menyelamatkan sebuah masjid di Uni Soviet yang kini dikenal sebagai Rusia.

Pada Agustus 1956, Soekarno melakukan kunjungan kenegaraan selama dua minggu ke Uni Soviet dan mengunjungi beberapa kota, termasuk Leningrad yang kini disebut St. Petersburg. Saat berada di Leningrad, Soekarno melihat sebuah bangunan berwarna biru dari kejauhan dan mengira itu adalah masjid besar karena sebagai seorang Muslim, dia langsung tertarik.

Namun, kekecewaan melanda Soekarno ketika ia tiba di bangunan tersebut dan mengetahui bahwa ini sebenarnya hanya sebuah gudang. Bangunan tersebut dulunya adalah masjid yang direnovasi menjadi gudang senjata pada masa Perang Dunia II. Fakta ini membuat Soekarno merasa sedih dan ingin agar bangunan tersebut dikembalikan ke fungsi asalnya sebagai masjid, mengingat nilai sejarahnya yang penting.

Setelah bertemu pemimpin Soviet, Nikita Kruschev, Soekarno menceritakan temuan mengenai masjid yang berubah menjadi gudang dan dengan saksama mendengarkan, Kruschev menghormati permintaan dari Soekarno dan dalam waktu singkat, bangunan itu kembali difungsikan sebagai masjid. Dengan perhatian dari Soekarno, masjid tersebut direnovasi dan kini masih berdiri sebagai Blue Mosque yang terkenal dengan kubahnya berwarna biru.

Banyak masyarakat setempat mengenalnya sebagai Masjid Soekarno sebagai bentuk penghargaan atas peranannya dalam menyelamatkan sebuah simbol penting sejarah Islam di wilayah itu. Dengan demikian, pertemuan antara kedua presiden tersebut tidak hanya memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia, tetapi juga menghidupkan kembali sejarah yang berharga.

Source link