Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid beserta jajaran pejabat dan pimpinan DPRD hadir dalam rapat paripurna pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Bondowoso. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bondowoso menyoroti Raperda APBD 2026 sebagai momentum perbaikan tata kelola keuangan daerah. Mereka menekankan pentingnya pemerintah daerah lebih aktif mengoptimalkan peluang pendanaan dari kementerian dan pemerintah pusat untuk mendukung program prioritas daerah. Kenaikan sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2026 menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan, disamping juga mengkritisi capaian PAD di Bondowoso. Fraksi tersebut juga mengulas berbagai aspek terkait Raperda APBD 2026 dan Rancangan Undang-Undang Badan Usaha Milik Daerah (Perumda) Ijen Tirta. Selain itu, mereka membahas isu kemiskinan ekstrem di beberapa kecamatan Bondowoso serta lambatnya implementasi Perlindungan dan Pengembangan Klaster Kopi Bondowoso. Fraksi PDI Perjuangan juga memprotes proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Blawan-Ijen yang dikelola oleh Medco Power Indonesia. Mereka menyoroti masalah-masalah tersebut dalam rapat paripurna DPRD Bondowoso dengan harapan untuk perbaikan sistem tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.
Fraksi PDI Perjuangan Soroti APBD Bondowoso dan Kemiskinan Ekstrem
Read Also
Recommendation for You

Kecamatan Kota Sumenep mengawali AFSPORT U-17 dengan kemenangan setelah menundukkan Kecamatan Batuan 3-1 di GOR…

Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa MTsN 1 Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah ditingkatkan…

Perwakilan sekolah binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) meraih sejumlah penghargaan dalam Cari…

UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA)…

Munafri Arifuddin alias Appi resmi menjadi kader Partai Demokrat. Wali Kota Makassar itu menerima Kartu…







