Penipuan Konten TikTok: Polisi Selidiki Dugaan

Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Bermodus Tawaran Konten TikTok di Jakarta Pusat

Polisi tengah menyelidiki dugaan penipuan yang terjadi terhadap anak-anak komunitas sepeda di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Modus yang digunakan adalah menawarkan pembuatan konten iklan parfum untuk aplikasi TikTok.

Pelaku Janji Imbalan Rp100 Ribu untuk Setiap Anak yang Ikut

Berdasarkan laporan yang diterima, pelaku yang tidak dikenal mendatangi anak-anak komunitas sepeda dan menawarkan pembuatan konten iklan parfum. Mereka dijanjikan imbalan sebesar Rp100 ribu untuk setiap anak yang ikut dalam pembuatan konten tersebut. Namun, pelaku diduga membawa kabur dua telepon seluler milik anak-anak tersebut.

Pelaku juga membawa salah seorang anak dengan kendaraan sebelum kemudian menurunkannya di kawasan Pasar Rumput, Manggarai. Petugas pun melakukan pengecekan CCTV di lokasi yang diduga terkait dengan kejadian tersebut.

CCTV di Restoran di Kebon Melati Belum Dapat Diakses

Anggota Opsnal Reskrim Polsek Metro Tanah Abang telah melakukan pengecekan CCTV di sebuah restoran di Jalan Plaju Nomor 5, Kelurahan Kebon Melati. Sayangnya, rekaman CCTV belum dapat diakses karena mengalami gangguan pada sistem dan terkendala kode sandi.

Polisi kemudian menghubungi salah satu korban untuk membuat laporan polisi. Mereka juga berencana meminta keterangan dari korban lainnya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, akan diambil rekaman CCTV dari kawasan MRT untuk menelusuri perjalanan pelaku setelah kejadian.

Polisi telah menyiapkan laporan polisi model A sebagai bagian dari proses penanganan dugaan tindak pidana tersebut. Mereka masih mendalami identitas pelaku dan kronologi lengkap kejadian. Kasus serupa sebelumnya terjadi di kawasan BNI City, Sudirman, Jakarta Pusat, di mana sejumlah pesepeda diduga menjadi korban perampasan telepon seluler dan kartu ATM palsu.

Source link