Mobil Produksi Indonesia Terus Menguasai Pasar Ekspor
Pada tujuh bulan pertama tahun 2026, mobil produksi Indonesia terus mengukuhkan posisinya di pasar ekspor global. Ratusan ribu kendaraan telah dikirim ke berbagai negara, menunjukkan popularitas yang terus meningkat.
Toyota Pimpin Ekspor Mobil Utuh
Berdasarkan data Gaikindo yang dilaporkan oleh VIVA Otomotif, Toyota berhasil menjadi pemimpin dalam ekspor mobil utuh (completely built up/CBU) sepanjang Januari-Juli 2026. Total pengiriman Toyota mencapai 95.131 unit, dengan pangsa pasar sebesar 32,4 persen dari total ekspor CBU. Pada bulan Juli sendiri, Toyota berhasil mengirimkan 14.311 unit mobil ke luar negeri, menunjukkan peningkatan jumlah ekspor secara signifikan.
Daihatsu dan Mitsubishi Motors
Di posisi kedua, Daihatsu mencatat jumlah ekspor sebanyak 75.121 unit hingga bulan Juli 2026, diikuti oleh Mitsubishi Motors dengan 74.525 unit. Kedua merek tersebut juga berhasil menyumbangkan angka yang signifikan dalam ekspor mobil Indonesia.
Menariknya, Mitsubishi Motors ternyata menjadi kontributor terbesar dalam ekspor completely knocked down (CKD) dengan total 30.662 set, disusul oleh Hyundai dan Suzuki. Aktivitas ekspor industri otomotif tidak hanya mencakup mobil utuh, tetapi juga kendaraan dalam bentuk CKD.
Meskipun terjadinya fluktuasi angka ekspor di bulan-bulan tertentu, namun secara keseluruhan, industri otomotif Indonesia terus menunjukkan performa yang solid dalam menghadapi pasar internasional.












