Berita  

Jembatan Garuda Gembongdadi Tegal: Selesai Dibangun dalam 1 Bulan

Jembatan Garuda Gembongdadi Tegal: Pemangkasan Rute Memutar untuk Mobilitas Lebih Cepat

Sebuah terobosan besar hadir di Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dengan diresmikannya Jembatan Gantung Garuda. Hal ini membuat mobilitas warga semakin cepat tanpa harus lagi melalui rute memutar yang menyita waktu dan tenaga. Jembatan yang diresmikan serentak di seluruh Indonesia tersebut langsung dipantau oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui siaran zoom live.

Gotong Royong TNI-Angkatan Darat dan Warga Lokal

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda adalah hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Darat dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat. Letkol Inf. Rachmat, Komandan Kodim 0712/Tegal, menegaskan pentingnya sinergi ini sebagai wujud nyata kerjasama. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga setempat, terutama di Desa Gembongdadi.

Rachmat juga memberikan pesan agar jembatan tersebut dirawat dengan baik oleh warga agar dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang. Diharapkan kehadiran jembatan ini dapat mempermudah aktivitas harian warga dan memperkuat ekonomi lokal.

Spesifikasi dan Anggaran

Jembatan Gantung Garuda memiliki bentang sepanjang 130 meter dengan lebar 1,2 meter. Dibangun dengan anggaran sebesar Rp 580 juta dan berhasil diselesaikan dalam waktu satu bulan. Proses pembangunan dilakukan oleh Prajurit TNI AD bersama warga Desa Gembongdadi, menjadi kesempatan bagi mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur.

Rachmat juga menyampaikan bahwa TNI dan Polri mendapat mandat langsung dari Presiden untuk menggarap berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Proyek pembangunan jembatan ini menjadi prioritas bagi TNI AD dan warga di Desa Gembongdadi, sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki aksesibilitas dan konektivitas wilayah.

Pembukaan Akses Baru ke Desa Karangmulya

Kepala Desa Gembongdadi, Karyoto, menyampaikan rasa terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan ini. Ia menekankan bahwa jalur penghubung langsung ke Desa Karangmulya sekarang telah terbuka lebar. Sebelumnya, warga harus melalui jalur selatan yang bukan merupakan milik desa.

Dengan beroperasinya Jembatan Gantung Garuda, akses langsung ke Desa Karangmulya dapat memangkas perjalanan yang sebelumnya memakan waktu dan tenaga. Inisiatif dari pemerintah desa, TNI AD, dan warga setempat menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur ini. Diharapkan, dengan adanya akses baru ini, akan terjadi percepatan dalam aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Suradadi.

Source link