Berita  

Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi di Blora Juli 2026: Capai 64,97%

Penyaluran Pupuk Subsidi di Blora Mencapai 64,97%

Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berhasil menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani hingga akhir Juli 2026 sebanyak 86.488,57 ton atau setara dengan 64,97 persen dari total alokasi yang telah ditetapkan. Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Realisasi Penyaluran Menurut Jenis Pupuk

Menurut Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DP4 Kabupaten Blora, Sofwan Rifa’i, pembagian pupuk tersebut telah meliputi jenis pupuk Urea, NPK Phonska, Organik Granul, dan ZA. Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 35,03 persen dari alokasi pupuk yang belum ditebus oleh petani. Penyaluran pupuk bersubsidi ini dilakukan melalui kios atau pelaku usaha resmi yang ditunjuk pemerintah demi memastikan distribusi yang tepat sasaran.

Adapun rincian penyaluran pupuk menurut jenisnya adalah sebagai berikut:

  • Urea: 41.807,38 ton (61,48 persen dari alokasi 68.000 ton)
  • NPK Phonska: 39.732,95 ton (67,92 persen dari alokasi 58.500 ton)
  • Organik Granul: 4.919,69 ton (75,69 persen dari alokasi 6.500 ton)
  • ZA: 28,54 ton (25,78 persen dari alokasi 110,70 ton)

Ketersediaan Stok Pupuk di Blora

Untuk memastikan ketersediaan pupuk menjelang musim tanam, DP4 Kabupaten Blora telah mengamati stok pupuk bersubsidi di daerah tersebut. Berdasarkan data per 23 April 2026, total stok pupuk mencapai 3.996 ton dengan rincian stok terbesar untuk NPK Phonska di Kecamatan Banjarejo. Stok pupuk Urea terbanyak berada di Kecamatan Tunjungan.

Dengan adanya ketersediaan stok pupuk yang memadai, diharapkan kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Blora tetap terjaga. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan penebusan pupuk bersubsidi agar seluruh alokasi dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan petani setempat.

Source link