Berita  

Ketua FMNN Malang Bicarakan Surat Instruksi MWC NU Kasembon

Ketua FMNN Malang Tanggapi Surat Instruksi MWC NU Kasembon

Forum Muda Nahdliyin Nusantara (FMNN) Malang memberikan tanggapan terhadap surat instruksi MWC NU Kasembon, Kabupaten Malang, yang menjadi viral di media sosial belakangan ini. Surat tersebut memuat imbauan kepada jajaran pengurus, badan otonom, dan lembaga NU di wilayah Kasembon terkait partisipasi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah dalam kegiatan keagamaan warga Nahdliyin.

Penjelasan dari Ketua Umum FMNN

Ketua Umum FMNN, Husnul Hakim Syadad, menyatakan pengertian terhadap tujuan di balik keluarnya surat tersebut. Menurutnya, setiap struktur Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab terhadap pengelolaan jam’iyah dan jamaah sesuai dengan karakter dan kebutuhan wilayahnya.

Ketua FMNN menekankan bahwa setiap organisasi memiliki hak untuk menentukan siapa yang dapat berpartisipasi dalam kegiatan internal mereka. Hal ini juga berlaku untuk MWC NU Kasembon dalam mengelola aktivitas organisasinya.

Pandangan Terkait Kontroversi di Media Sosial

FMNN menilai beragam komentar di media sosial sebagai bagian dari kebebasan demokrasi dalam menyampaikan pendapat. Meskipun demikian, FMNN mendorong sikap saling menghormati antara semua pihak yang terlibat.

FMNN juga menekankan pentingnya penyelesaian perbedaan pendapat secara proporsional dan dewasa, tanpa merusak hubungan antarorganisasi Islam. Mereka berharap agar perbedaan pendapat ini tidak dimanfaatkan untuk menghasut perpecahan di antara umat Islam.

Para anggota FMNN juga heran dengan tersebarnya surat internal organisasi di media sosial oleh pihak yang bukan berwenang. Mereka menilai hal ini sebagai tindakan yang tidak etis dan berpotensi merusak hubungan di internal organisasi.

Dengan demikian, FMNN mengajak semua pihak untuk menjaga ukhuwah dan menghormati kewenangan masing-masing organisasi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat. Mereka percaya bahwa NU memiliki mekanisme dan kebijakan yang bijaksana untuk mengatasi setiap masalah yang timbul.

Source link