Berita  

Inovasi Biopori Mahasiswa KKN di Lamongan: Pak Yes Tertarik Adoptasi

Bupati Lamongan Akan Adopsi Gerakan Biopori dari Mahasiswa KKN

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengunjungi KKN Megilan Expo yang dihadiri oleh 8 perguruan tinggi di Pendopo Lokatantra. Dalam acara tersebut, Bupati Lamongan menaruh perhatian pada inovasi Gerakan Biopori yang dipamerkan oleh mahasiswa.

Bupati Lamongan, yang akrab disapa Pak Yes, menganggap pentingnya biopori dalam mencegah banjir, mengurangi genangan, dan menyimpan cadangan air. Beliau meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lamongan untuk merancang Gerakan Biopori yang dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa.

Pentingnya Kolaborasi untuk Gerakan Biopori

Pak Yes menegaskan perlunya Gerakan Biopori dalam waktu dekat dan menitipkan desain kegiatan kepada Bapperida. Hal ini sebagai langkah konkret untuk menanggulangi masalah kekurangan air di wilayah Lamongan. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga keberlanjutan dan memelihara inovasi tersebut.

Ia mengapresiasi karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa, karena inovasi tersebut bisa menjadi inspirasi baru bagi daerah. Pak Yes juga memastikan bahwa kerjasama antarpihak sangat dibutuhkan untuk kesuksesan Gerakan Biopori ini.

Kegiatan KKN di Lamongan

Kepala Bapperida Lamongan, Sujarwo, mengungkapkan bahwa kegiatan KKN yang berlangsung dari Juli hingga Agustus 2026 diikuti oleh 8 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa. Universitas dari berbagai daerah seperti Surabaya, Malang, dan Jawa Timur turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Diharapkan bahwa hasil inovasi dan program kerja yang ditampilkan oleh mahasiswa dapat memberikan rekomendasi berharga untuk Pemkab Lamongan dalam penyusunan kebijakan. Hal tersebut diharapkan dapat membantu dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, dan peningkatan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan.

Source link