Berita  

Ekspos Purbaya: Membongkar Serangan Ekonom & Lembaga Asing

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tepis Kritik Ekonom dan Lembaga Asing

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat, banyak lembaga asing dan ekonom telah menyerangnya. Mereka mengkritik bahwa Purbaya tidak menjalankan kebijakan fiskal dengan baik.

Menghadapi Tantangan dalam Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya menegaskan bahwa tugasnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan lebih cepat. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil mencapai 5,61% pada kuartal I-2026. Menurutnya, ekonomi Indonesia telah membaik secara signifikan, namun masih ada pihak yang meragukan kemampuannya.

“Jadi, ekonomi membaik secara signifikan tetapi ekonom dan institusi asing selalu bilang saya tidak cukup pintar menjalankan kebijakan ekonomi yang baik. Mereka salah, saya pintar,” ujar Purbaya dalam acara GIIAS 2026, Selasa (4/8/2026).

Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Cekaman Global

Purbaya juga mencatat isu-isu terkait serangan shock ekonomi yang meramaikan media sosial belakangan ini, mulai dari likuiditas ketat, penilaian lembaga kredit MSCI, revisi outlook peringkat kredit RI dari Fitch Ratings, hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Meskipun menghadapi berbagai cobaan tersebut, ekonomi Indonesia tetap kokoh.

“Satu saja sudah cukup kali ini kita menghadapi empat sekaligus, namun ekonomi Indonesia tetap kokoh, sistem keuangan tetap stabil, kegiatan ekonomi tetap berjalan. Ini menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia jauh lebih kuat dibandingkan masa-masa krisis sebelumnya,” tegasnya.

Pembelaan Menteri Keuangan dalam Forum Internasional

Pada pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan IMF, Purbaya menyatakan bahwa dirinya merupakan menteri keuangan yang paling tidak beruntung di dunia. Dari awal jabatannya, dia harus menghadapi berbagai cobaan, mulai dari demonstrasi besar di Indonesia, hingga penilaian buruk dari lembaga kredit internasional.

Meskipun demikian, Purbaya menegaskan bahwa Indonesia tetap menjalankan kebijakan fiskal yang baik di tengah ketidakpastian global. Capaian pertumbuhan ekonomi di atas 5% di tengah gejolak ekonomi dan politik merupakan bukti nyata dari keberhasilan kebijakan ekonomi yang diterapkannya.

Source link