Berita  

Program Oplah Kementan RI: Irigasi Pangawaren Cilacap, Manfaat bagi Petani

Program Oplah Kementan RI di Desa Pangawaren, Cilacap: Anggaran Rp 115 Juta

Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) meluncurkan Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa di beberapa desa di Cilacap, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Desa Pangawaren, Kecamatan Karangpucung, yang menerima manfaat dari program ini.

Saluran Irigasi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Program Oplah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan membangun infrastruktur saluran irigasi. Di Desa Pangawaren, infrastruktur saluran irigasi sedang dibangun oleh Kelompok Tani Karya Bina Rukun desa setempat. Kepala Dusun Pangawaren, Dalio, menyatakan bahwa bantuan ini sangat membantu para petani setempat.

Pembangunan saluran irigasi ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 115.000.000. Saluran irigasi dengan panjang 162 meter ini telah mencapai progres 50 persen dan ditargetkan selesai dalam tiga minggu ke depan.

Peran Warga dalam Pembangunan Infrastruktur

Dalio juga menekankan bahwa pembangunan saluran irigasi melibatkan partisipasi warga sekitar, terutama RT/RW setempat. Hal ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan sektor pertanian di daerah tersebut.

Dengan adanya saluran irigasi baru ini, diharapkan pertanian di Desa Pangawaren semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para petani. Semoga program Oplah ini dapat berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah tersebut.

Source link