Polsek Cisarua Gencarkan Program Go to School untuk Tekan Angka Kecelakaan Pelajar
Penyebab Kecelakaan di Wilayah Polsek Cisarua
Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Cisarua, Polres Cimahi, cenderung fluktuatif setiap tahunnya, dengan rentang jumlah kasus sekitar dua hingga lima. Faktor-faktor seperti kondisi geografis berupa jalan menurun, tanjakan, tikungan, serta kondisi cuaca turut berperan sebagai pemicu kecelakaan, selain dari faktor kendaraan dan kelalaian pengendara.
Kondisi Terkini
Kanit Lantas Polsek Cisarua, AKP Sopandi, mengungkapkan bahwa kecelakaan yang melibatkan pelajar masih seringkali disebabkan oleh pengendara yang tidak menggunakan helm, dipengaruhi oleh cuaca serta karakteristik jalan di wilayah Cisarua dan Parongpong. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian setempat.
Program Go to School yang digalakkan oleh Polsek Cisarua menjadi salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan. Program ini rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah setiap hari Senin, dengan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Edukasi dan Keselamatan
Materi yang diberikan dalam program tersebut meliputi pengetahuan dasar berlalu lintas, tata cara berkendara yang aman, serta tanggung jawab pelajar saat menggunakan kendaraan bermotor. Diharapkan, para pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam keselamatan berlalu lintas di wilayah mereka.
Terlebih lagi, mengingat wilayah hukum Polsek Cisarua meliputi daerah pegunungan dengan karakteristik jalan menanjak, turunan, dan berliku, risiko kecelakaan tentu lebih tinggi. Oleh karena itu, kesadaran dan kewaspadaan pelajar sangat dibutuhkan.
AKP Sopandi memberikan imbauan kepada seluruh pelajar di wilayah Cisarua dan Parongpong untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu. Penggunaan helm yang standar serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga menjadi hal yang ditekankan.
Dengan penerapan disiplin berlalu lintas yang tinggi, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan sekecil mungkin. Upaya preventif dan edukatif terus dilakukan guna menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.












