Sinergi Pilar Bangsa: Kemnaker dan Sampoerna Saling Mendukung dalam Praktik Hubungan Industrial Pancasila
Kementerian Ketenagakerjaan dan PT HM Sampoerna Tbk. secara aktif memperkuat kolaborasi mereka melalui kegiatan Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila. Acara ini menjadi wadah pembelajaran bagi para peserta untuk lebih memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam lingkup hubungan industrial, serta mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui upskilling dan reskilling, terutama bagi yang terkena dampak PHK.
Memperkuat Hubungan Industrial untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan serikat pekerja dalam membangun hubungan industrial yang kuat, sehat, dan berkelanjutan. Hubungan Industrial Pancasila dilihat sebagai landasan penting dalam sistem kerja antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, di mana kemitraan adalah kunci, bukan konflik.
Menaker Yassierli juga memberikan apresiasi terhadap program peningkatan keterampilan yang dipersembahkan oleh PT HM Sampoerna Tbk., sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan di dunia kerja. Dia menjelaskan bahwa kerangka maturitas hubungan industrial terus dikembangkan untuk memacu transformasi hubungan kerja menuju yang lebih kolaboratif, produktif, dan transformatif.
Komitmen Terhadap Kesempatan Kerja dan Kesetaraan Gender
Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, memberikan apresiasi atas kontribusi Sampoerna dalam membuka lapangan kerja dan memperhatikan keberlanjutan industri padat karya. Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kesempatan kerja bagi perempuan, terutama yang sudah usia di atas 50 tahun. Komitmen ini tidak hanya menjaga kelangsungan industri, tapi juga kesetaraan gender dalam dunia kerja.
Dirut Sampoerna, Rianto Probo Hartono, menegaskan bahwa hubungan industrial yang kokoh dibangun atas dasar nilai-nilai Pancasila, yang menjadi fondasi bagi hubungan kerja yang sehat, harmonis, dan berkelanjutan. Pengalaman lebih dari seabad Sampoerna menunjukkan bahwa konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan adalah kunci kesuksesan jangka panjang.
Di tengah upaya membangun hubungan industrial yang harmonis, PT HM Sampoerna Tbk. juga terus mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk program Sampoerna Karya Bangsa. Kolaborasi lintas sektor diyakini sebagai salah satu kunci dalam memperkuat praktik hubungan industrial berbasis Pancasila untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan kompetitif.
Peluncuran Buku Hubungan Industrial Pancasila
Selain kegiatan Sinergi Pilar Bangsa, acara ini juga menjadi momentum bagi peluncuran buku Hubungan Industrial Pancasila Berdasarkan Falsafah Tiga Tangan. Melalui buku ini, praktik-praktik terbaik implementasi nilai-nilai Pancasila dalam dunia hubungan industrial di Indonesia, terutama di Sampoerna, dapat lebih tersosialisasikan dan diaplikasikan secara luas.
Dukungan penuh terhadap internalisasi Pancasila dalam hubungan industrial dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan transformatif menjadi poin penting dalam acara ini. Semua pihak diharapkan terus memperkuat sinergi demi masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam dunia kerja Indonesia.












