Ketua DPRD Surabaya Berikan Takziah ke Keluarga Korban Kecelakaan
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau yang akrab disapa Ipuk, mengunjungi rumah duka korban kecelakaan yang terjadi di Jalan Margorejo Indah. Korban, yang merupakan seorang wanita, meninggal dunia saat sepeda motor yang dikendarainya bersama suaminya tercebur ke gorong-gorong proyek saluran air.
Suami Korban Ungkap Kondisi Proyek yang Berbahaya
Suami korban memberikan keterangan bahwa saat kejadian tidak terdapat pembatas atau tanda pengaman di sekitar proyek tersebut. Mereka melintas di area proyek pada malam hari tanpa adanya larangan atau penanda yang jelas.
Syaifuddin Zuhri, dalam kunjungannya ke rumah duka korban, menyampaikan rasa bela sungkawa dan kekecewaannya terhadap kejadian tersebut. Sebagai seorang pejabat publik, Ipuk menyoroti bahaya yang ditimbulkan oleh kurangnya pengamanan di sekitar proyek-proyek konstruksi.
Desakan Protokol Keamanan dari Ketua DPRD Surabaya
Ketua DPRD Surabaya menegaskan bahwa semua proyek konstruksi yang berlokasi di jalan raya harus mematuhi standar operasional yang jelas, termasuk dalam hal keselamatan masyarakat sekitar. Ia mengingatkan bahwa penempatan barrier, jaring pengaman, dan tanda lampu harus diatur dengan ketat untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.
Ipuk juga menyoroti perlunya pengawasan yang ketat dari dinas terkait terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan. Ia meminta agar kontrol dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa fasilitas pengaman telah dipasang dengan benar dan memadai.
Selain itu, Ipuk juga mengajak Komisi C DPRD Surabaya yang membidangi pembangunan untuk turun langsung memantau proyek-proyek konstruksi secara rutin. Hal ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.












