Polisi Gagalkan Peredaran Ganja di Tangerang







Polisi Gagalkan Peredaran Ganja di Tangerang: Simpan di Drum Pakan Ikan!

Polisi Gagalkan Peredaran Ganja di Tangerang: Simpan di Drum Pakan Ikan!

Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 107,17 gram yang disembunyikan di dalam drum pakan ikan di kawasan Kota Tangerang, Banten. Tindakan ini dilakukan setelah mendapat laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan terkait transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Konspirasi dua Tersangka

Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Rabu (20/5) sekitar pukul 18.00 WIB, polisi menangkap dua orang tersangka berinisial AA (26) dan AAU (37) di Jalan Al-Makmur, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Pengungkapan bermula dari laporan adanya aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Almamur Kebalen, Kecamatan Pinang, yang kemudian direspons dengan cepat oleh pihak kepolisian.

Tersangka pertama, AA (26), ditangkap dengan barang bukti berupa satu bungkus kertas nasi berisi ganja seberat 27,41 gram dan sebuah telepon genggam. Dari interogasi di lapangan, AA mengaku pasokan ganja tersebut diperoleh dari AAU (37), yang kemudian juga berhasil ditangkap di kediamannya di kawasan Cipondoh.

Di rumah AAU, polisi menemukan 18 bungkus kertas nasi berisi ganja seberat total 79,76 gram yang disimpan dalam paket-paket siap edar. Modus operandi tersangka dengan menyembunyikan narkotika di dalam drum pakan ikan menjadi sorotan dalam pengungkapan kasus ini.

Kesimpulan dan Imbauan

Dengan total barang bukti seberat 107,17 gram, Polisi berterima kasih kepada masyarakat yang berani melaporkan aktivitas mencurigakan tersebut. Upaya bersama antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memerangi peredaran narkoba yang merusak ini. Semua pihak diimbau untuk lebih waspada dan proaktif dalam melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta tetap menjaga lingkungan dari bahaya narkoba.

Dengan langkah tegas ini, diharapkan peredaran narkoba dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup sejahtera tanpa ancaman dari barang terlarang tersebut. Kepedulian dan kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kita.

© ANTARA 2026


Source link