Indonesia Walk for Peace: Menyebarkan Semangat Perdamaian
Sebuah perjalanan damai yang sarat makna telah dilakukan oleh puluhan bhikkhu di Pulau Jawa. Mereka berjalan tanpa gemerlap sorak sorai, melainkan dengan langkah perlahan yang dipenuhi semangat, pada Jumat (15/5/2026) lalu.
Pentingnya Menjaga Kerukunan
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur, Syaikhul Hadi, menyebut Indonesia Walk for Peace sebagai simbol nyata pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Perjalanan ini merupakan pengingat bahwa perdamaian dapat dimulai dari langkah-langkah kecil dengan sikap saling menghormati dan mendukung sesama.
Pesan Damai dari Indonesia Walk for Peace
Perjalanan Indonesia Walk for Peace 2026 bukan sekadar agenda spiritual menuju Perayaan Waisak Nasional di Candi Borobudur. Semangat para bhikkhu yang ditandai dengan jubah sederhana, langkah teguh, dan keyakinan akan tumbuhnya perdamaian dari ketulusan hati setiap manusia, menjadi pesan penting tentang toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan antarumat manusia.
Sambutan Menyambut Kedatangan
Suasana hangat dan kebersamaan tampak jelas ketika rombongan Bhikkhu disambut di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dukungan dan sambutan dari berbagai kalangan, tanpa memandang perbedaan agama atau suku, menunjukkan betapa pentingnya persatuan dalam merawat Indonesia yang damai dan harmonis.
Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace Jawa Timur, Irwan Pontoh, menjelaskan bahwa peserta perjalanan ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menyebarkan semangat perdamaian. Dengan berbagai usia yang berpartisipasi, mulai dari 23 hingga 67 tahun, perjalanan panjang ini bukan hanya tentang mencapai tujuan akhir, tetapi juga tentang kepedulian sederhana antarsesama manusia.
Semangat dan Harapan
Perjalanan panjang para bhikkhu menuju Candi Borobudur menghadirkan ruang refleksi bagi masyarakat Indonesia. Di tengah tantangan global dan keragaman pandangan, langkah-langkah kecil ini menjadi semangat untuk menjaga persatuan dan memperkuat moderasi beragama sebagai pondasi kehidupan yang harmonis.
Indonesia Walk for Peace 2026 tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin. Ia membawa pesan tentang bagaimana manusia belajar berjalan bersama dalam perbedaan, saling menguatkan dalam keberagaman, dan menjaga kedamaian agar tetap hidup di tengah masyarakat.












