Pasar SUV off-road menjadi sorotan dengan kehadiran model yang dulunya terkenal dalam medan ekstrem namun kini hadir dengan harga yang lebih terjangkau. Hal ini tentunya menjadi berita menarik bagi para pecinta otomotif yang mencari mobil serbaguna untuk petualangan maupun kebutuhan sehari-hari. Nissan kembali membangkitkan SUV legendarisnya, Xterra, dengan strategi harga yang agresif untuk pasar Amerika. Xterra generasi baru akan hadir sebagai SUV tangguh berbasis rangka dengan harga di bawah 40.000 dolar AS, menantang langsung SUV populer seperti Ford Bronco dan Toyota 4Runner.
Strategi harga Nissan dinilai berani mengingat kondisi pasar mobil di AS yang cenderung memiliki harga lebih tinggi. Dengan platform rangka yang sama dengan lini pikap Nissan, Xterra baru akan menawarkan mesin V6 dan varian hybrid untuk kombinasi tenaga, ketahanan, dan efisiensi bahan bakar yang optimal. Konsep pengembangan Xterra adalah “sederhana dan fungsional” dengan fokus pada kekuatan dan kemudahan penggunaan. Kembalinya Xterra menjadi tanda persaingan ketat di pasar global SUV tangguh dan bisa kembali menarik hati penggemar off-road dengan karakter aslinya.
Selain itu, kehadiran Xterra baru juga memberikan pelajaran tentang fitur “E” pada tuas persneling manual mobil, yang sebenarnya merupakan singkatan dari Economy untuk efisiensi bahan bakar. Penjelasan tentang fungsi, cara kerja, dan jarangnya penggunaan fitur ini menjadi informasi yang berharga bagi para penggemar mobil. Dengan Xterra kembali hadir dengan harga yang lebih terjangkau dan fitur yang sederhana namun fungsional, pasar SUV off-road diprediksi akan semakin ramai dengan persaingan yang lebih ketat.












