Pemerintah Kabupaten Trenggalek sedang merancang skema penerapan Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini diharapkan dapat menghemat anggaran hingga Rp9 miliar yang akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengungkapkan bahwa kebijakan WFH belum diterapkan karena masih dalam tahap perhitungan dampak riil terutama terkait efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Dengan koordinasi yang dilakukan, penghematan yang diharapkan dapat dialokasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur jalan. Arifin menekankan bahwa penerapan WFH harus memberikan dampak efisiensi yang dapat diukur dan skema pelaksanaannya harus dipikirkan secara matang. Rencana yang disusun adalah menerapkan WFH setiap hari Rabu untuk meminimalkan potensi libur panjang. Meskipun demikian, pelayanan publik diharapkan tetap berjalan normal dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat. Harapannya, kebijakan WFH ini tidak hanya dapat menekan pengeluaran operasional tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengalihkan anggaran ke sektor prioritas seperti perbaikan infrastruktur jalan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Pemkab Trenggalek: Skema WFH ASN, Potensi Hemat Anggaran hingga Rp 9 Miliar
Read Also
Recommendation for You

Kecamatan Kota Sumenep mengawali AFSPORT U-17 dengan kemenangan setelah menundukkan Kecamatan Batuan 3-1 di GOR…

Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa MTsN 1 Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah ditingkatkan…

Perwakilan sekolah binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) meraih sejumlah penghargaan dalam Cari…

UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA)…

Munafri Arifuddin alias Appi resmi menjadi kader Partai Demokrat. Wali Kota Makassar itu menerima Kartu…







