Berita  

Menkop Memastikan Koperasi Sesuai Prinsip Islam

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menegaskan bahwa prinsip-prinsip koperasi senada dengan nilai-nilai Islam, dengan semangat kekeluargaan, gotong royong, dan kebersamaan sebagai landasan utama. Namun, pada akhir tahun 90-an, ketika pemerintah terpaksa bergabung dengan IMF, praktik dan sistem koperasi yang semula mementingkan ekonomi kerakyatan berubah menjadi sistem ekonomi yang lebih individualistik, merupakan, dan materialistis. Setelah intervensi IMF, sistem koperasi berubah menjadi lebih pasar dan fokus pada simpan pinjam.

Ferry juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memperhatikan kembali spirit koperasi, dimana sebenarnya koperasi didirikan untuk sektor produksi, distribusi, industri, dan kredit. Kemudian istilah simpan pinjam masuk ke dalam koperasi di sektor kredit sebagai bentuk pertahanan dari persaingan yang tidak adil dengan pelaku pasar besar. Dalam penelitiannya, Ferry menemukan bahwa koperasi sebenarnya tidak pernah berfokus pada simpan pinjam, namun hal tersebut berubah setelah intervensi pasar melewati IMF. Sekarang, setelah pemahaman tersebut ditemukan kembali, koperasi diharapkan dapat kembali pada khittahnya yang sebenarnya.

Source link