Mobil listrik semakin populer di Indonesia karena efisiensi energi dan konsumsi listrik yang irit. Produsen otomotif kini berlomba-lomba untuk menghadirkan mobil listrik dengan efisiensi tinggi, membuat biaya operasional per kilometer menjadi lebih murah daripada mobil bensin. Mobil listrik city car umumnya lebih irit karena bobotnya ringan dan kebutuhan energinya rendah. Sedangkan mobil listrik dengan ukuran SUV juga efisien meskipun konsumsi energinya sedikit lebih tinggi.
Efisiensi mobil listrik diukur dalam satuan kWh per 100 kilometer, semakin kecil angkanya, semakin hemat energi yang digunakan. Beberapa mobil listrik paling irit di Indonesia antara lain Geely EX2, Wuling Air EV, BYD Atto 1, Wuling BinguoEV, Citroën e-C3, Hyundai Kona Electric, MG 4 EV, BYD Dolphin, Neta V / V-II, dan Hyundai Ioniq 5. Mobil listrik dengan ukuran kecil seperti Wuling Air EV dan BYD Atto 1 menjadi pilihan terbaik dalam hal efisiensi. Namun, mobil listrik dengan ukuran besar seperti Hyundai Ioniq 5 juga menawarkan efisiensi yang kompetitif.
Dengan banyaknya pilihan mobil listrik di Indonesia, konsumen memiliki fleksibilitas dalam memilih kendaraan sesuai kebutuhan, baik untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh seperti mudik. Efisiensi energi menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan dalam memilih mobil listrik. Jadi, bagi pengguna mobil listrik, penting untuk memahami efisiensi energi mobil agar biaya operasional dapat diminimalkan.












