Perjalanan mudik Lebaran tidak hanya identik dengan kendaraan berbahan bakar minyak, tetapi juga mulai diramaikan oleh pengguna mobil listrik. Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur tol menjadi faktor penting bagi pemudik.
Jasa Marga bersama sejumlah pihak kini telah memperluas jaringan SPKLU di berbagai rest area Tol Trans Jawa. Fasilitas ini tersebar mulai dari wilayah Jabodetabek hingga Jawa Timur untuk memastikan perjalanan kendaraan listrik tetap lancar. Berikut daftar lengkapnya, dikutip VIVA Otomotif dari laman resmi Jasa Marga.
Di Ruas Jabodetabek, SPKLU dapat ditemukan di beberapa titik seperti di Tol Jagorawi, KM 10A dengan daya charge 60 kW, dan di KM 21B dengan daya charge 50 kW. Sedangkan di Tol Jakarta-Tangerang ada di KM 13A dengan daya charge 60 kW dan di KM 14B dengan daya charge 82,5 kW. Begitu pula di Tol Jakarta-Cikampek, SPKLU tersedia di berbagai titik dengan variasi daya charge.
Di Ruas Cipularang & Padaleunyi, SPKLU bisa ditemukan di Tol Cipularang, KM 72A dengan daya charge 50 kW, dan di KM 88A (Travoy) dengan daya charge 200 kW. Di Tol Padaleunyi, SPKLU tersedia di KM 147A dengan daya charge 50 kW dan di KM 149B dengan daya charge 24 kW. Sementara di Ruas Palikanci & Batang-Semarang, SPKLU dapat ditemukan di Tol Palikanci, KM 207A (Travoy) dengan daya charge 50 kW, dan di Tol Batang-Semarang di beberapa titik dengan variasi daya charge.
Untuk mempermudah perjalanan mudik Lebaran di ruas Tol Semarang dan Solo, tersedia juga SPKLU di beberapa lokasi dengan daya charge yang bervariasi. Dengan adanya jaringan SPKLU ini, diharapkan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan nyaman.












