Berita  

Banjir Meningkat: Pemkot Padang Minta Warga Bantaran Direlokasi

Pemerintah Kota Padang meminta para warga yang tinggal di bantaran sungai dan zona merah rawan bencana untuk segera direlokasi, mengingat meningkatnya ancaman banjir karena pendangkalan sungai di beberapa wilayah. Permintaan ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dalam sebuah rapat koordinasi bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra di Padang. Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat, DPRD, Forkopimda, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Situasi sungai yang semakin dangkal karena sedimentasi telah menurunkan daya tampung aliran air, menimbulkan kecemasan bagi ribuan warga yang tinggal di bantaran sungai ketika hujan deras turun. Pemkot Padang telah meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan sedimentasi, namun relokasi warga dari kawasan berisiko juga dianggap sebagai langkah kunci untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian harta benda. Pemkot Padang juga sedang melakukan pemutakhiran data warga terdampak dan membersihkan kawasan tertentu yang belum sepenuhnya terakomodasi bantuan.

Dalam merespons usulan tersebut, Satgas dan kementerian terkait meminta Pemkot Padang untuk menyajikan data warga yang akan direlokasi secara rinci. Penanganan perumahan akan dilakukan melalui dua skema, yaitu pembangunan di kawasan relokasi baru oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta pembangunan hunian tetap di lahan milik warga melalui mekanisme bantuan pemerintah perumahan. Semua program ini diharapkan masuk dalam skema Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana maupun hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana, agar perlindungan terhadap warga bantaran sungai di Kota Padang dapat segera terealisasi sebelum bencana serupa terjadi kembali.

Source link