Berbagi makeup dengan teman dapat terdengar seperti hal yang biasa dilakukan, namun hal ini sebenarnya bisa berisiko bagi kesehatan kita. Makeup dapat menjadi media penularan bakteri, virus, dan jamur, yang pastinya tidak diinginkan. Beberapa produk makeup sebaiknya digunakan secara pribadi, antara lain maskara, eyeliner, eyeshadow krim, dan produk mata cair lainnya. Area mata sangat sensitif dan rentan terinfeksi, sehingga penggunaan bersama bisa menyebabkan masalah seperti mata merah, bintitan, atau kutil di sekitar mata. Produk tester di toko kosmetik juga tidak aman untuk digunakan bersama, namun jika memang harus berbagi, sebaiknya gunakan aplikator sekali pakai.
Selain itu, penggunaan bersama bedak juga memiliki risiko. Meskipun bedak bubuk memiliki risiko kontaminasi yang lebih rendah, namun tetap bisa memperparah jerawat atau jerawat baru jika digunakan secara bersamaan. Produk kosmetik dalam wadah terbuka, seperti krim wajah atau makeup dalam jar, juga sebaiknya tidak dipakai bersama. Sentuhan jari dari banyak orang bisa membawa bakteri ke dalam produk dan akhirnya diaplikasikan ke wajah, yang dapat memicu masalah kulit.
Sementara itu, produk bibir seperti lipstik, lip gloss, hingga lip balm juga termasuk produk yang paling berisiko jika digunakan bersama. Bibir sangat rentan karena sering terpapar air liur dan kontak dengan kulit, sehingga mudah terpapar virus dan bakteri. Kuas dan spons makeup juga sebaiknya tidak digunakan secara bergantian karena bisa menjadi media penularan bakteri, terutama jika terjadi luka atau jerawat pada wajah. Kebersihan alat makeup juga penting untuk mencegah penyebaran bakteri. Dengan menjaga kebersihan produk dan alat makeup, kita dapat lebih memastikan kesehatan kulit dan menghindari masalah yang tidak diinginkan Copyright © ANTARA 2026.












