Toyota memperlihatkan komitmen dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik, terutama pada segmen hybrid yang menjadi andalan penjualan mereka di pasar global. Setelah hampir semua model Toyota memiliki varian hybrid dan mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2024, perusahaan asal Jepang ini kini mulai fokus pada pengalaman berkendara. Langkah ini terlihat dari paten terbaru yang didaftarkan Toyota pada Juni 2025 yang diunggah oleh United States Patent and Trademark Office (USPTO) pada 1 Januari 2026.
Paten tersebut, berjudul “Hybrid Electric Vehicle”, menjelaskan konsep penataan ulang komponen hybrid untuk meningkatkan stabilitas, keselamatan, dan performa akselerasi, terutama pada mobil dengan penggerak roda belakang. Perubahan terjadi pada posisi baterai dan tangki bahan bakar, dengan memindahkan tangki bahan bakar ke tengah kendaraan dan meletakkan baterai utama di atas transaxle belakang. Dengan penataan ini, perubahan bobot kendaraan saat bahan bakar berkurang akan terkendali dengan baik, menjaga kestabilan pengendaraan.
Meskipun belum ada kepastian teknologi ini akan diimplementasikan pada model tertentu, konsep tersebut dinilai cocok untuk sedan Toyota dan Lexus yang menekankan kenyamanan, presisi pengendaraan, dan karakter premium. Dengan memperhatikan keselamatan, stabilitas, serta respons akselerasi, Toyota berusaha untuk terus meningkatkan kualitas berkendara bukan hanya efisiensi bahan bakar.












