Di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, Pemkab Jember menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan membagikan 2.500 rombong mlijo dan gerobak kepada pedagang kaki lima (PKL). Dalam upaya untuk meringankan beban pengeluaran para pelaku UMKM, bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyangga utama sektor ekonomi informal ketika terjadi krisis. Gus Fawait berpesan kepada para penerima manfaat untuk menjaga bantuan dengan baik dan tidak menjualnya.
Di samping memberikan sarana usaha, Pemkab Jember juga akan menyediakan pelatihan dan bantuan pengurusan sertifikat halal serta izin BPOM untuk meningkatkan kapasitas para pelaku usaha mikro. Program bantuan ini difokuskan pada pelaku usaha mikro yang memiliki KTP Jember, dengan rencana untuk lebih memproduksi gerobak sebagai bentuk dukungan ke depan. Selain itu, Pemkab juga berencana untuk merancang subsidi kredit tanpa bunga bagi UMKM.
Kepedulian Pemkab Jember terhadap UMKM juga terlihat dari upaya untuk meningkatkan keamanan produk makanan yang dijual oleh para pelaku usaha mikro. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor UMKM di Jember dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah. Selain itu, penyaluran bantuan ini juga diikuti dengan prosedur yang berlaku untuk memastikan penerima manfaat adalah pelaku usaha mikro yang benar-benar membutuhkan dukungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM di Jember.












