Perbandingan Kecepatan dan Efisiensi Mobil LCGC vs EV!

Perjalanan darat jarak jauh Jakarta–Surabaya menjadi tolok ukur kenyamanan dan efisiensi mobil, terutama saat melintasi Tol Trans Jawa sepanjang hampir 800 kilometer. Saat ini, ada pilihan kendaraan di bawah Rp200 juta yang tidak hanya bermesin bensin, tetapi juga tersedia versi listrik murni. Berdasarkan simulasi VIVA Otomotif, perjalanan dari Jakarta ke Surabaya dalam kondisi lalu lintas yang relatif lancar umumnya membutuhkan waktu berkendara sekitar 9,5 jam. Pada mobil LCGC di bawah Rp200 juta, cukup dengan satu kali pengisian bahan bakar di tengah perjalanan untuk durasi perjalanan sekitar 9 jam 45 menit hingga 10 jam.

Sementara itu, mobil listrik di kelas harga serupa memerlukan perencanaan yang lebih matang karena membutuhkan stasiun pengisian daya cepat di rest area. Untuk perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, kendaraan listrik biasanya memerlukan dua hingga tiga kali pengisian daya dengan durasi perjalanan total berkisar antara 10 jam 40 menit hingga 12 jam. Dari sisi biaya, mobil bensin rata-rata menggunakan sekitar 40–45 liter bahan bakar dengan biaya energi perjalanan sekitar Rp430 ribu hingga Rp460 ribu belum termasuk tarif tol Trans Jawa sekitar Rp850 ribu. Sebaliknya, mobil listrik membutuhkan konsumsi energi sekitar 75–80 kWh dengan biaya listrik berkisar Rp180 ribu hingga Rp200 ribu, sehingga lebih efisien secara ekonomi.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa mobil bensin lebih praktis dari sisi waktu, sedangkan mobil listrik menawarkan efisiensi biaya energi yang signifikan. Pilihan akhir antara mobil bensin dan listrik kembali pada preferensi pengguna, apakah lebih memprioritaskan waktu tempuh atau penghematan biaya perjalanan jarak jauh.

Source link