Makam Alvaro di Tanah Wakaf Masjid Jami’ Al Muflihun Bintaro

Alvaro Kiano Nugroho (6) yang menjadi korban kasus penculikan dan pembunuhan oleh tersangka Alex Iskandar (49) telah dimakamkan di Tanah Wakaf Masjid Jami’ Al Muflihun Bintaro, Jakarta Selatan. Penguburan dilakukan setelah warga melaksanakan shalat jenazah di masjid pada Kamis pukul 15.25 WIB. Proses pemakaman diawasi oleh personel Kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.

Warga yang hadir turut membawa foto kenangan Alvaro dan batu nisan untuk dipasang di tempat peristirahatan terakhir. Jenazah Alvaro perlahan diturunkan ke liang lahat sambil diiringi isak tangis dari keluarga dan kerabat terdekat. Takbir dan doa turut dikumandangkan sebelum liang kubur ditutup dengan tanah, dengan keluarga yang menaburkan dan mendoakan almarhum setelah prosesi selesai.

Rumah Sakit Polri Kramat Jati memastikan identitas kerangka yang ditemukan di Tenjo, Bogor sebagai Alvaro Kiano Nugroho setelah sampel DNA Alvaro dicocokkan dengan orang tuanya. Keluarga telah meminta agar digalikan lahan makam sejak jasad Alvaro ditemukan dan dibawa ke RS Polri pada Minggu (23/11) lalu.

Jasad Alvaro sebelumnya ditemukan di Sungai Cerewed di bawah jembatan Cilalay, Kabupaten Bogor setelah menghilang selama delapan bulan. Pelaku pembunuhan, yakni ayah tirinya dan mantan suami Arum, Alex Iskandar (49), ditangkap polisi pada Rabu (19/11) dan ditemukan tewas diduga bunuh diri di Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi.

Motif pembunuhan Alvaro diungkap polisi, yaitu cemburu karena sang ayah tiri cemburu dengan istri. Proses pemakaman Alvaro di Tanah Wakaf Masjid Jami’ Al Muflihun Bintaro menjadi momen penghormatan terakhir untuk korban yang meninggal secara tragis.

Source link