Berita  

Rencana Pembangunan Kampung Haji di Mekkah 2,5 Kali SCBD

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Investment Management (Persero) berencana meluncurkan 10 hingga 11 proyek baru pada tahun 2026. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa ini merupakan hasil dari pembahasan dalam pertemuan dengan Komisi XI DPR RI. Nantinya, Danantara akan memperkenalkan proyek-proyek tersebut setelah semuanya siap.

Saat ini, fokus Danantara adalah mengerjakan 3 proyek strategis, salah satunya adalah proyek waste to energy atau mengubah sampah menjadi energi dengan total investasi mencapai Rp 91 triliun. Proyek ini direncanakan akan dilaksanakan di 33 kota di seluruh Indonesia, di mana tahap awal akan dimulai dari 10 kota besar seperti Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, dan Makassar. Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memiliki kapasitas yang dapat mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari.

Selain itu, Danantara juga berencana untuk membangun Kampung Haji di Mekkah, yang merupakan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut Pandu, Kampung Haji akan memiliki luas lebih dari 80 hektare dan akan menjadi sebuah ekosistem bisnis yang mencakup berbagai sektor seperti kuliner, fashion, pariwisata, dan bisnis syariah. Gagasan ini muncul sebagai respon atas tingginya angka jemaah yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji, di mana pada musim haji 2025, tercatat 447 jemaah Indonesia meninggal di Tanah Suci sebagian besar karena faktor kesehatan.

Selain proyek-proyek tersebut, Danantara juga tengah menggarap proyek fasilitas fraksinasi produk obat derivat plasma. Proyek ini dimulai sebagai respons atas krisis plasma yang dihadapi oleh Indonesia akibat pandemi Covid-19. Dengan selesainya pabrik ini awal tahun depan, Indonesia diharapkan tidak lagi melakukan impor plasma, satu langkah yang dianggap penting untuk memperkuat sektor kesehatan di tanah air. Kombinasi proyek-proyek ini diharapkan dapat membawa dampak positif dan memperkuat ekosistem bisnis dan investasi dalam negeri.

Source link