Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum segelas jus jeruk setiap hari dapat memiliki dampak pada aktivitas gen yang terkait dengan kesehatan jantung. Penelitian dilakukan terhadap 20 orang dewasa sehat yang mengonsumsi dua cangkir jus jeruk murni setiap hari selama dua bulan. Para peneliti menemukan perubahan signifikan dalam aktivitas gen yang memengaruhi tekanan darah, metabolisme lemak, dan peradangan, yang secara keseluruhan berperan penting dalam kesehatan jantung.
Senyawa flavonoid dalam jeruk berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, menunjukkan dampak hingga ke tingkat molekuler dalam tubuh. Meskipun responsnya berbeda berdasarkan berat badan, sebagian besar peserta penelitian menunjukkan tingkat peradangan yang lebih rendah dan fungsi pembuluh darah yang lebih sehat setelah mengonsumsi jus jeruk.
Meskipun demikian, peneliti mengingatkan bahwa studi ini melibatkan jumlah peserta yang terbatas dan hanya menunjukkan keterkaitan, bukan bukti sebab akibat. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk menentukan apakah perubahan molekuler akibat konsumsi jus jeruk benar-benar memberikan manfaat klinis.
Ahli gizi merekomendasikan konsumsi jus jeruk dalam jumlah yang moderat sehari-hari, karena jus jeruk tetap mengandung gula alami. Konsumsi jus jeruk secara teratur, dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu dan memberikan wawasan baru terhadap efek kesehatan jus jeruk yang sebelumnya belum diketahui.












