Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, melihat pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp144 Miliar sebagai kesempatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk melakukan efisiensi anggaran. Dengan defisit anggaran yang mencapai Rp376 Miliar, Asep menyadari perlunya langkah-langkah efisiensi guna mengatasi kondisi tersebut dan mencapai kemandirian daerah. Belanja yang produktif tanpa memberatkan masyarakat harus menjadi prioritas, menurut Asep. Dia menyoroti potensi sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan yang besar, dan merekomendasikan adanya program-program menarik bagi wisatawan, penyusunan timeline event yang jelas, serta aktivasi Badan Promosi Pariwisata. Badan Promosi Pariwisata dianggap akan memainkan peran kunci dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Pangandaran ke depan.
Pemangkasan TKD Pangandaran: Rekomendasi DPRD untuk Anggaran Efektif
Read Also
Recommendation for You

Para guru madrasah swasta yang tergabung dalam Perkumpulan Guru dan Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Pangandaran…

Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan di RSUD Pandega Pangandaran, Ketua…

Peraturan Daerah tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol telah lama menjadi perhatian di Kabupaten Pangandaran….

Kontroversi seputar pemasangan Keramba Jaring Apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran terus mengemuka. Ketua DPRD…

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran mengadakan Rapat Paripurna Istimewa menjelang peringatan Hari Ulang…






