VinFast, perusahaan otomotif asal Vietnam, baru saja meluncurkan strategi baru yang berpotensi mengubah cara kepemilikan kendaraan listrik di Indonesia. Melalui skema berlangganan baterai, VinFast menawarkan solusi bagi masyarakat untuk memiliki mobil listrik tanpa harus membayar biaya baterai yang tinggi di awal. Skema ini mencakup seluruh lini kendaraan VinFast mulai dari VF 3 hingga VF 7, dengan harga awal kendaraan mulai dari Rp156 juta dan biaya langganan bulanan mulai dari Rp253 ribu. Dengan demikian, harga mobil listrik menjadi lebih terjangkau dibandingkan pembelian konvensional yang mencakup baterai penuh.
Harga baterai telah menjadi faktor penentu terbesar dalam total biaya mobil listrik, bahkan mencapai 40 persen dari biaya keseluruhan. Dengan sistem langganan ini, konsumen hanya perlu membayar biaya berulang setiap bulan, sementara harga pembelian mobil menjadi lebih terjangkau. Model VF e34, sebagai contoh, dapat dimiliki dengan harga Rp299 juta dan biaya langganan baterai Rp593 ribu per bulan, menghemat hingga Rp112 juta dari harga penuh.
Tak hanya masalah harga, perhatian terhadap ketahanan baterai juga dipertimbangkan dalam skema langganan ini. VinFast menjamin performa baterai seumur hidup mulai dari perawatan, perbaikan, hingga penggantian baterai jika kapasitas pengisian turun di bawah 70 persen. Dengan filosofi customer-centric, perusahaan berkomitmen untuk menyediakan solusi finansial yang lebih fleksibel dan mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.
Model berlangganan baterai ini diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kepemilikan kendaraan, dengan konsumen bisa membayar sesuai penggunaan seperti layanan digital lainnya. Selain itu, strategi ini juga diharapkan dapat mempercepat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia dengan menurunkan hambatan biaya awal dan kekhawatiran terhadap nilai jual kembali. VinFast berkomitmen untuk terus menawarkan kebijakan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen di Indonesia dalam perjalanan kepemilikan kendaraan mereka.












