Terdapat tiga tipe kepribadian yang dikenal luas, yaitu introvert, ekstrovert, dan ambivert. Namun, ada satu tipe kepribadian lain yang tidak terlalu populer, yaitu otrovert yang diperkenalkan oleh psikiater Amerika Serikat, Rami Kaminski, melalui bukunya berjudul “The Gift of Not Belonging” pada tahun 2025. Istilah “otrovert” berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “lain” atau “other,” yang menggambarkan seseorang yang tidak sepenuhnya termasuk dalam salah satu kelompok kepribadian tersebut.
Karakteristik otrovert yang membedakannya dari tipe lainnya antara lain berpikir mandiri, fleksibel secara sosial, bertindak natural, memiliki energi adaptif, dan nyaman dengan kontradiksi. Mereka cenderung memiliki opini yang berbeda, tidak terlalu bergantung pada penerimaan sosial, dan menunjukkan keberanian dalam memecahkan masalah serta berinovasi.
Perbandingan antara otrovert dengan introvert, ekstrovert, ambivert, juga disajikan untuk memberikan pemahaman lebih lanjut. Otrovert dinilai lebih fleksibel dalam hubungan sosialnya dan tidak terlalu tertarik dengan label kepribadian tertentu. Mereka memilih untuk bergerak bebas dan merupakan gabungan antara sifat introvert dan ekstrovert.
Tanda-tanda yang menunjukkan seseorang memiliki kepribadian otrovert antara lain lebih nyaman dalam pertemuan sosial yang memiliki tujuan jelas, memiliki pemikiran kompleks, tidak bosan saat sendirian, dan kesulitan untuk bergabung dalam kelompok tertentu. Pemahaman mengenai tipe kepribadian otrovert dapat membantu individu memahami diri mereka sendiri dan meningkatkan kualitas interaksi sosial.












