Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah memerintahkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) untuk menelusuri pengelola akun media sosial (medsos) yang sengaja memamerkan aksi tawuran pelajar SMA di Jakarta. Menurut Pramono, banyak pelajar yang terlibat dalam tawuran hanya untuk mencari perhatian dengan sengaja menyebarkan konten tawuran di medsos. Oleh karena itu, dia meminta jajarannya untuk mengidentifikasi pelajar yang terlibat dan mengambil tindakan tegas terhadap pemilik akun medsos tersebut. Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Provinsi DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina, juga menyoroti keberadaan akun konten tawuran pelajar, seperti akun Chaptoen yang mengatur aksi tawuran dan mengunggah video para pelajar berseragam saling menyerang. Akun Chaptoen ini disebut sangat terstruktur dengan cabang di berbagai wilayah Jakarta dan melibatkan bahkan alumni. Tindakan keras perlu diambil untuk mencegah tawuran pelajar dan memastikan keamanan di lingkungan pendidikan.
Lacak Akun Medsos Pamer Tawuran Pelajar: Langkah Diskominfotik
Read Also
Recommendation for You

Penanganan sejumlah perkara kriminal mewarnai Jakarta pada Kamis (15/10). Polisi menetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjung Priok menangkap MRR (21), tersangka kasus pencurian dengan kekerasan atau…

Polisi menyelidiki kemungkinan pembakaran lapak liar bekas tempat penyalahgunaan narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta…

Sembilan orang diamankan dalam Operasi Sarang Narkoba yang digelar Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi…








