Berita kriminal terkini di kanal Metro ANTARA pada hari Kamis menyorot beberapa peristiwa menarik, mulai dari polisi yang menyelidiki tawuran yang diduga menewaskan satu orang di Ciracas hingga penangkapan tujuh pengedar narkotika dengan barang bukti sabu-sabu. Kasus polisi membekuk pelaku tawuran di Rawasari juga menjadi sorotan, menunjukkan tindakan tegas penegakan hukum terhadap kejahatan jalanan.
Polisi terus menyelidiki tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Jalan Taruna Jaya, Ciracas, Jakarta Timur, yang diduga menyebabkan korban jiwa. Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil membekuk pelaku tawuran yang melakukan perusakan dan penjarahan terhadap warung kelontong di Rawasari Selatan. Tindakan keras diambil sebagai respons terhadap kejahatan yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta juga berhasil menangkap tujuh tersangka pengedar narkotika dengan barang bukti sabu-sabu seberat tiga kilogram. Tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan narkotika menjadi bukti komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran barang terlarang di masyarakat.
Selain itu, kronologi pembunuhan di Tangerang Selatan juga terungkap, di mana polisi menjelaskan bahwa korban dan pelaku berkenalan di sekitar halte Mall Bintaro Xchange sebelum tragisnya kejadian. Di tengah sorotan kasus-kasus kriminal tersebut, Waketum Projo juga dipanggil oleh Polda Metro Jaya terkait laporan tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Kasus-kasus tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam menindak dan menyelesaikan tindak kriminal demi keamanan dan ketertiban masyarakat.












