Honda resmi memperkenalkan CB500 di pasar India dengan pendekatan yang berbeda dari motor dua silinder di kelasnya. Alih-alih mengejar tenaga besar, motor bergaya retro roadster ini mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 501 cc dengan torsi kuat dan karakter berkendara yang lebih santai.
Tiga varian, harga mulai Rp51 jutaan
Dilansir dari Motorbeam, Selasa, 22 September 2026, Honda CB500 tersedia dalam tiga varian. Model paling terjangkau, Alloy, dibanderol 2,75 lakh rupee atau sekitar Rp51,3 juta. Di atasnya terdapat varian Spoke dengan harga sekitar Rp56 juta, sedangkan Spoke with Stripes menjadi versi tertinggi dengan banderol sekitar Rp56,3 juta.
Perbedaan utama antarvarian berada pada konfigurasi roda dan tampilan. CB500 Alloy menggunakan pelek alloy. Sementara itu, varian Spoke memakai pelek jari-jari model cross-spoke yang sudah mendukung ban tubeless. Pada varian Spoke with Stripes, Honda menambahkan grafis pada bodi sehingga tampilannya sedikit berbeda dari dua versi lainnya.
Penjualan motor tersebut dilakukan melalui jaringan BigWing Honda di India. Pemesanan CB500 juga telah dibuka setelah sebelumnya motor ini diperkenalkan sebagai bagian dari rencana produk baru Honda untuk pasar setempat.
Mesin satu silinder dengan torsi 43,3 Nm
Honda membekali CB500 dengan mesin satu silinder berkapasitas 501 cc. Mesin tersebut menggunakan sistem pendingin udara dan oli, serta mampu menghasilkan tenaga sekitar 27,6 BHP atau 28 HP. Torsi maksimumnya mencapai 43,3 Nm.
Tenaga dari mesin disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan. Dengan konfigurasi itu, CB500 tidak diposisikan sebagai motor yang mengutamakan angka tenaga besar. Honda lebih menonjolkan keluaran torsi dan karakter mesin yang mendukung pengalaman berkendara santai.
Di sektor tampilan, CB500 mengusung sejumlah elemen khas motor klasik. Lampu depan berbentuk bulat dipadukan dengan tangki bahan bakar model teardrop, jok satu bagian, serta knalpot berukuran besar. Rancangannya memiliki kemiripan dengan Honda CB350 yang lebih dulu dipasarkan di India, tetapi CB500 membawa kapasitas mesin yang lebih besar.
Perangkat pengereman dan fitur keselamatan
Rangkaian kaki-kaki CB500 menggunakan suspensi teleskopik konvensional di depan dan sepasang sokbreker di belakang. Sistem pengereman mengandalkan cakram pada kedua roda yang dilengkapi dual-channel ABS.
Honda juga menyematkan Honda Selectable Torque Control atau HSTC. Fitur ini membantu menjaga traksi roda belakang dalam kondisi tertentu. Selain itu, tersedia slipper clutch yang berfungsi mengurangi efek engine brake ketika pengendara melakukan perpindahan gigi turun.












