Alat Khusus untuk Mengatasi Kebakaran Mobil Listrik

Perkembangan penggunaan mobil listrik di Indonesia mendorong kesiapan penanganan insiden yang melibatkan kendaraan berteknologi elektrifikasi. Bukan hanya kemampuan personel pemadam kebakaran yang perlu diperhatikan, tetapi juga perlengkapan khusus untuk menghadapi karakter kebakaran kendaraan listrik.

Selimut khusus untuk kebakaran mobil listrik

Salah satu perangkat yang mulai diperkenalkan ialah Portex EV Fire Blanket, selimut anti-api yang dirancang untuk kendaraan listrik. Perlengkapan tersebut diberikan kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung petugas ketika menangani kebakaran kendaraan listrik di lapangan.

Penyerahan perangkat dilakukan oleh PT FAST dalam rangkaian kegiatan yang mengangkat isu keselamatan dan kebakaran. Berdasarkan informasi yang tersedia, selimut tersebut diperuntukkan bagi petugas sebagai salah satu perlengkapan perlindungan saat menghadapi insiden kendaraan listrik.

Kehadiran peralatan khusus menjadi bagian dari upaya memperkuat respons terhadap risiko kebakaran kendaraan listrik. Seiring bertambahnya penggunaan mobil listrik, pemahaman mengenai risiko dan dampak kebakaran dinilai penting bagi masyarakat maupun pihak yang terlibat dalam penanganan keadaan darurat.

Kesadaran keselamatan dibangun melalui teknologi dan seni

Ketua Umum Periklindo sekaligus mantan Panglima TNI, Moeldoko, mengatakan peningkatan kesadaran mengenai risiko kebakaran perlu berjalan seiring dengan perkembangan kendaraan listrik. Menurut dia, pemahaman yang lebih baik dapat membuat pengguna tidak merasa khawatir secara berlebihan.

“Dengan terbangunnya awareness itu, maka semua dari kita yang akan menggunakan mobil listrik menjadi tidak perlu lagi untuk was-was,” ujar Moeldoko, dikutip VIVA Otomotif pada Rabu, 16 September 2026.

Moeldoko juga menyebut pesan mengenai keselamatan dapat disampaikan melalui pendekatan yang beragam. Ia menilai teknologi dan seni bisa dipadukan untuk membangun kesadaran yang lebih luas mengenai keselamatan kendaraan listrik.

Pameran menggunakan api sebagai medium berkarya

Penyerahan perlengkapan tersebut berlangsung dalam rangkaian pameran seni Jelaga di Ujung Raya di Galeri Zen1, Menteng, Jakarta Pusat. Pameran itu merupakan hasil kolaborasi LFK dan seniman Arkiv Vilmansa, serta digelar mulai 12 September hingga 13 Oktober 2026.

Api digunakan sebagai salah satu bagian dari proses penciptaan karya dalam pameran tersebut. Sebanyak tiga lukisan yang dibuat dengan teknik api kemudian dilelang dengan total nilai ratusan juta rupiah.

Hasil lelang itu didonasikan untuk membantu korban kebakaran Desa Adat Sade, Nusa Tenggara Barat, serta mendukung pemulihan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Rangkaian kegiatan tersebut menghubungkan pembahasan keselamatan kendaraan listrik dengan edukasi publik dan aksi kemanusiaan melalui medium seni.

Source link