Gubernur Jawa Timur Apresiasi KKMP Tukangkayu Banyuwangi dengan Omzet Rp200 Juta Per Bulan
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi tinggi terhadap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Banyuwangi, yang mampu mencatat omzet hingga Rp200 juta per bulan. Dari ribuan koperasi desa/kelurahan yang beroperasi di Jawa Timur, KKMP Tukangkayu berhasil masuk dalam 10 besar Koperasi Merah Putih terbaik di provinsi tersebut.
Semangat dan Kinerja Luar Biasa
Saat melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah menekankan bahwa semangat pengelola KKMP Tukangkayu luar biasa. Dia berharap operasional koperasi terus diperkuat untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat. KKMP Tukangkayu dianggap sebagai contoh jelas dari pengembangan ekonomi kerakyatan yang sukses dan telah memiliki izin resmi untuk beroperasi.
Dukungan Terhadap Ekosistem Lokal
Gubernur Khofifah juga menyampaikan pentingnya dukungan terhadap ekosistem lokal dalam kesuksesan sebuah koperasi. Dia mendorong agar produk lokal, seperti kopi dan lainnya, dipasarkan dengan menggunakan brand Koperasi Kelurahan Merah Putih, sebagaimana yang dilakukan oleh KKMP Tukangkayu. Khofifah juga memastikan akses terhadap barang-barang kebutuhan pokok bersubsidi, seperti beras SPHP, Minyakita, gula, dan LPG 3 kilogram, tetap lancar.
Dengan fokus pada gerai sembako dan kerja sama dengan Bulog serta Pertamina Patra Niaga, KKMP Tukangkayu berhasil mencapai omzet antara Rp130 juta hingga Rp140 juta per bulan dalam kondisi normal. Jika pasokan barang subsidi tersedia penuh, omzet koperasi dapat meningkat hingga mencapai Rp200 juta per bulan.
Imam Maskun, Ketua KKMP Tukangkayu Banyuwangi, menyatakan bahwa masyarakat sangat antusias dengan produk subsidi yang ditawarkan oleh koperasi. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras SPHP, Minyakita, gula, dan telur langsung dari koperasi.












