Pelaku Pembunuhan di Tangerang Tertekan Biaya Pernikahan

Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Tangerang Terdorong oleh Tekanan Biaya Pernikahan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap motif dari tersangka berinisial RD alias D (25) yang melakukan pencurian dengan kekerasan di Tangerang, yang menyebabkan korban meninggal dunia. Motif tersebut ternyata dikarenakan tekanan dari pihak keluarga untuk memenuhi biaya pernikahan.

Motif Pelaku yang Mengejutkan

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, menyatakan bahwa tersangka sebelumnya merasa sangat tertekan dan depresi karena kesulitan dalam mencari uang untuk memenuhi biaya pernikahan. Keadaan ini membuatnya awalnya berniat untuk mengakhiri hidupnya. Namun, saat melintas di sekitar lokasi kejadian, ia melihat korban sedang tertidur.

Mengetahui adanya kesempatan, tersangka memutuskan untuk tidak bunuh diri dan malah ingin mencuri sepeda motor milik korban yang terparkir di dekatnya. Ketika mencoba merogoh kantong celana korban untuk mencari kunci kontak, korban terbangun dan melakukan perlawanan. Akibatnya, tersangka menusuk korban, menyebabkan korban meninggal dunia.

Penangkapan Pelaku

Pihak kepolisian berhasil menangkap tersangka pada Selasa dini hari di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Utara. Namun, belum ada informasi rinci terkait kronologi penangkapan maupun motif pelaku tersebut. Saat ini, tersangka sudah ditahan di Markas Polda Metro Jaya untuk proses hukum selanjutnya.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam KUHP yang baru, yakni Pasal 458 dan/atau Pasal 479 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Kasus ini menjadi sorotan karena motif yang sangat mengejutkan, di mana tekanan biaya pernikahan mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal berakibat fatal.

Source link