Tim Gabungan Lakukan Penggeledahan di 12 Lokasi Terkait Kasus Korupsi
Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi berbeda di Jakarta dan sekitarnya. Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari tindakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan.
Penggeledahan di 12 Lokasi Berbeda
Hingga Rabu malam, tim gabungan telah menyelesaikan penggeledahan di dua lokasi di Jakarta Selatan, yaitu Kafe de’Clan Signature di Cipete dan Koin Money Changer di Cipete Selatan. Sementara itu, proses penggeledahan masih berlangsung di sepuluh lokasi lainnya yang meliputi:
- PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
- PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara
- PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat
- Rumah Sdr. MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan
- Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
- Kantor/Grup DMG / CP, Kuningan, Jakarta Selatan
- PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan
- Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan
- Rumah Sdri. MILDK, Apartemen Pacific Place, Jakarta Selatan
- Rumah di Sentul, Kabupaten Bogor
Keterlibatan Perusahaan Besar
Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di kafe dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan, terkait kasus dugaan korupsi pasokan batu bara yang melibatkan perusahaan besar seperti PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel. Kasus-kasus ini berkaitan dengan pemadaman listrik, korupsi di Asabri dan Jiwasraya, serta dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang antara PT CBS dan PT KNI.
Penyidikan kasus korupsi, tindak pidana pencucian uang, dan suap yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menjadi fokus penyelidikan. Presiden Prabowo Subianto juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus korupsi ini, sehingga kepolisian berkomitmen untuk mengungkap dan menyelidiki kasus tersebut.












