Motor Listrik: Jarak Tempuh vs Realitas Penggunaan Sehari-hari
Pengenalan teknologi baterai dan efisiensi energi menjadi salah satu aspek penting yang dipertimbangkan calon pembeli motor listrik. Saat ini, klaim jarak tempuh menjadi poin penentu sebelum membeli kendaraan tanpa emisi.
Daya Jelajah Motor Listrik
Sejumlah produsen menawarkan motor listrik dengan daya jelajah lebih dari 100 kilometer dalam sekali pengisian. Bahkan, ada model yang diklaim mampu menempuh hingga 185 kilometer dengan penggunaan dua baterai lithium yang bekerja bergantian.
Namun, perlu dicatat bahwa angka jarak tempuh tersebut tidak selalu bisa dicapai dalam penggunaan sehari-hari. Seperti halnya konsumsi bahan bakar pada motor konvensional, jarak tempuh motor listrik dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gaya berkendara dan kondisi jalan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Jarak Tempuh
Kecepatan, bobot pengendara dan barang bawaan, serta kondisi rute perjalanan merupakan faktor utama yang memengaruhi jarak tempuh motor listrik. Semakin tinggi kecepatan yang dipertahankan, semakin besar energi yang dikonsumsi motor listrik, sehingga kapasitas baterai akan berkurang lebih cepat.
Sejumlah produsen kini mulai memperkenalkan sistem baterai lepas-pasang yang memungkinkan pengguna membawa baterai ekstra untuk diisi ulang di rumah atau kantor. Teknologi ini juga membuka peluang bagi penggunaan dua baterai sekaligus, meningkatkan kapasitas energi yang tersedia.
United E-Motor C2000 Edisi Merah Putih
Salah satu contoh motor listrik dengan fitur dua baterai adalah United E-Motor C2000 Edisi Merah Putih. Motor bergaya retro-modern ini dilengkapi dengan baterai lithium 72V 26Ah dan diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 185 kilometer dalam kondisi tertentu.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, menegaskan bahwa pengembangan motor listrik tidak hanya mengedepankan desain, tetapi juga kemampuan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.












