Berita  

BPJS Ketenagakerjaan: Dorong Ahli Waris Bangun Masa Depan

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Makna Perlindungan Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan mengadopsi pendekatan Value Beyond Protection dengan tujuan memberikan manfaat jaminan sosial yang lebih luas dan berkelanjutan. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga pekerja setelah menerima manfaat jaminan sosial.

Pelatihan Pemberdayaan untuk Ahli Waris Penerima Manfaat

Sebagai bagian dari program ini, BPJS Ketenagakerjaan mengadakan pelatihan pemberdayaan bagi 80 ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di wilayah Surabaya Raya. Saiful menjelaskan bahwa santunan yang diterima ahli waris harus dijadikan modal untuk membangun kehidupan baru dan mandiri.

Setelah menerima manfaat, BPJS Ketenagakerjaan memperkenalkan Program Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan (PEKA) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ahli waris melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan produk, dan pemasaran. Tujuannya adalah agar ahli waris memiliki bekal untuk membangun usaha yang berkelanjutan.

Pendekatan ini merupakan implementasi dari strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Coverage, Care, dan Credibility. Melalui pilar Care, BPJS Ketenagakerjaan memberikan Value Beyond Protection yang melibatkan pemberdayaan ekonomi agar manfaat jaminan sosial memiliki dampak yang lebih luas.

Implementasi Program PEKA di Sidoarjo

Program PEKA diimplementasikan melalui pelatihan di Sidoarjo yang diikuti oleh 80 ahli waris penerima manfaat JKM dan JKK. Mereka dibekali dengan keterampilan mengembangkan produk, memperkuat kemasan, dan memanfaatkan pemasaran digital untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Selain pelatihan, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan manfaat JKK dan JKM serta Beasiswa kepada ahli waris dengan total manfaat hampir Rp 1 miliar. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI Komisi XI, Indah Kurnia, yang menilai program tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung keberlanjutan kesejahteraan keluarga pekerja.

Source link