Pertamina Bagikan Puluhan Motor ke Ojol Mitra MyPertamina
New York, VIVA – Program recall atau penarikan kembali kendaraan biasanya dilakukan saat pabrikan menemukan potensi masalah yang bisa berdampak pada keselamatan pengguna. Hal ini baru saja terjadi pada motor Kawasaki terbaru yang belum lama diluncurkan.
Kawasaki Motors Corporation USA mengumumkan penghentian sementara penjualan model W230 ABS tahun 2025 dan 2026. Keputusan ini diambil setelah adanya potensi masalah pada sistem lampu sein motor bergaya retro tersebut.
Komponen Kecil, Dampak Besar
Awalnya terlihat sepele, namun lampu sein memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan pengendara di jalan raya. Informasi dari Rideapart, Rabu 24 Juni 2026, menyebutkan bahwa lampu sein pada sejumlah unit bisa tidak menyala dengan baik saat diaktifkan. Hal ini bisa menyebabkan risiko kecelakaan karena pengguna jalan lain kesulitan untuk memahami manuver pengendara.
Investigasi awal menunjukkan bahwa ada kemungkinan material asing masuk ke dalam bohlam lampu saat proses produksi, atau ada retakan pada komponen tersebut. Hal ini mengakibatkan lampu sein mengalami kerusakan sejak awal dipasang pada motor.
Langkah Preventif dan Jumlah Unit Terdampak
Meskipun jumlah unit yang terkena dampak tidak besar, Kawasaki tetap mengambil langkah pencegahan. Sebanyak 840 unit W230 ABS produksi 2025 dan 2026 masuk dalam daftar pemeriksaan. Motor yang berpotensi mengalami masalah diproduksi antara Oktober 2024 hingga Oktober 2025.
Keputusan melakukan stop sale menunjukkan bahwa pabrikan tidak hanya memperhatikan performa dan desain, tetapi juga komponen kecil yang bisa berdampak pada keselamatan berkendara. Kawasaki sekarang tengah menyiapkan jadwal pelaksanaan recall untuk konsumen agar komponen yang bermasalah dapat diganti jika diperlukan.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa lampu sein bukan sekadar aksesori, melainkan penting sebagai alat komunikasi antar pengguna jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama di tengah lalu lintas padat.












