WNA Uzbekistan Diwarnai Tipu Taksi Gelap di Soetta

WNA Uzbekistan Jadi Korban Penipuan Taksi Gelap di Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta – Seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan berinisial S (39) menjadi korban penipuan “taksi gelap” setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Beruntung, jajaran Polsek Kalideres turun tangan membantu S sehingga uang sebesar Rp1,4 juta yang dibayarkan korban berhasil dikembalikan.

Sirqjiddin, begitu ia disapa, awalnya hendak melanjutkan perjalanan ke Lombok setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Namun, ia dibujuk oleh seorang pengemudi taksi gelap untuk menuju terminal bayangan di Jalan Kayu Besar, Kalideres.

Pendampingan Polisi

Setibanya di lokasi tersebut, S membeli tiket bus seharga Rp1,2 juta dan membayar biaya transportasi tambahan sebesar Rp200 ribu. Janji untuk dijemput kembali dari hotel tidak pernah terwujud, meninggalkan S dalam kekhawatiran dan kebingungan. Tanpa ragu, ia memutuskan untuk meminta bantuan di Polsek Kalideres.

Penyelesaian Kasus

Petugas Buser Reskrim Polsek Kalideres segera bertindak cepat dengan memeriksa lokasi pembelian tiket. S berhasil ditemukan dengan bantuan polisi dan uang yang telah dibayarkan akhirnya dikembalikan sepenuhnya.

Sirqjiddin juga dibantu oleh polisi untuk mendapatkan tiket resmi menuju Lombok dengan harga yang sesuai. Dalam akhir peristiwa ini, dia menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan dan pelayanan yang diberikan oleh jajaran Polsek Kalideres.

Sirqjiddin akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke Lombok dengan aman. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat akan bahaya penipuan “taksi gelap” di sekitar bandara.

Source link