Borneo Journey Vol. 2 2026: Touring Honda Big BOS Tembus 3 Negara
Pada Minggu, 14 Juni 2026, komunitas motor besar Honda Big Bike Owner Society (Honda Big BOS) menggelar perjalanan touring epik yang diberi nama Borneo Journey Vol. 2 2026. Rombongan ini menempuh perjalanan lintas tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam selama 11 hari penuh.
Melintasi 3.770 KM Pulau Borneo
Sebanyak 28 peserta dengan 23 unit Honda Big Bike memulai perjalanan mereka dari Pontianak, Kalimantan Barat, dan menyusuri rute yang panjang hingga mencapai 3.770 kilometer. Perjalanan menghadirkan tantangan besar mulai dari Kuching, Sibu, Miri, Brunei Darussalam, Kota Kinabalu, hingga Kundasang sebelum kembali ke Pontianak.
Menjadi Pengalaman Tak Terlupakan
Kepala Bagian Big Bike Astra Motor Head Office, Arman Rafik, menyebutkan bahwa Borneo Journey Vol. 2 tidak sekadar perjalanan jarak jauh biasa. Melainkan, ini juga merupakan upaya mempererat tali persaudaraan di antara anggota komunitas sambil mengenal lebih dekat keindahan Pulau Borneo. Tur tersebut berhasil menciptakan pengalaman riding lintas negara yang penuh tantangan dan nilai kebersamaan yang tinggi, menjadikannya salah satu perjalanan touring yang paling berkesan yang pernah diselenggarakan.
Tantangan Melintasi Batas Negara
Salah satu tantangan utama yang dihadapi peserta adalah melintasi perbatasan internasional dengan menggunakan kendaraan bermotor pribadi. Melalui jalur Indonesia-Malaysia di Entikong-Tebedu, rombongan harus melewati pemeriksaan ketat sebelum bisa melanjutkan ke Brunei Darussalam dan Sabah, Malaysia. Dokumen CPD Carnet dikeluarkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) menjadi persyaratan wajib bagi kendaraan yang ingin melakukan perjalanan lintas negara.
Di samping kegiatan touring, peserta juga turut hadir dalam Borneo Island International Big Bike Festival (BIIBBF) XXIV 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia. Acara festival ini menjadi kesempatan bagi komunitas motor besar dari tiga negara untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan menjalin kebersamaan.
Selama perjalanan menuju sejumlah kota di Sarawak, peserta juga merasakan sensasi melintasi Jembatan Batang Lupar yang baru saja diresmikan pada Mei 2026. Keberadaan jembatan ini membuat mereka menjadi salah satu kelompok pengendara internasional pertama yang memanfaatkannya setelah diresmikan.












