Dudung Abdurachman Bantah Kaitan dengan Program MBG
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menepis tudingan terkait kepemilikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah disorot publik. Dudung dengan tegas membantah keterlibatan tersebut.
Penjelasan Dudung Abdurachman
Dudung menjelaskan bahwa perannya hanyalah sebagai perantara antara pesantren dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan santri pesantren bisa menjadi penerima manfaat program MBG. Pesantren yang memiliki ribuan santri diharapkan dapat menjadi lokasi pelayanan dapur MBG.
Menurut Dudung, beberapa waktu yang lalu, pengurus pesantren meminta bantuannya untuk berkomunikasi dengan Kepala BGN Dadan Hindayana agar pesantren mereka dapat masuk dalam program MBG. Setelah perkenalan tersebut, Dudung tidak lagi terlibat dalam proses lanjutan program tersebut.
Meskipun permintaan tersebut ada, hingga saat ini dapur SPPG yang dimaksud belum terwujud. Dudung mengklarifikasi bahwa proses pembangunan dapur tersebut belum selesai.
Daftar Nama Terlibat dalam Kasus Korupsi MBG
Sebuah cuitan viral di media sosial membocorkan nama-nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Program MBG. Salah satu di antaranya adalah Kepala BGN nanik S Deyang, yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa nama lain yang disebut dalam cuitan tersebut antara lain Patris Rumbayan, Suwardi Samira, Puti Sari Gerindra, D Mahari, Yahya Zaini, Wihardi, Cucun Ahmad, Bima Arya, dan lainnya.
Publik menantikan langkah Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti pengakuan Sony Sonjaya sebagai justice collaborator. Status Sonjaya ini diharapkan dapat membantu mengungkap lebih dalam praktik korupsi dalam program MBG.












